Home » Pakan Benih » PEMELIHARAAN & PAKAN BENIH LELE

PEMELIHARAAN & PAKAN BENIH LELE

Image

Setelah telur menetas dan menjadi larva, persediaan kuning telur (yolk) yang berada pada tubuh larva merupakan pakan cadangan bawaan yang dapat bertahan selama 3 hari. Setelah kuning telur habis sekitar 3 hari setelah telur menetas menjadi larva, barulah pemberian pakan alami dapat diberikan. Penggunaan pakan alami hidup seperti cacing sutera sangat dianjurkan dengan alasan benih masih sulit mendeteksi pakan serbuk serta untuk menjaga kualitas air agar tetap bersih.

Berikut ini jenis – jenis pakan benih lele yang disesuaikan dengan panjang dan umurnya.

1. Umur benih 1-3 hari
telur yang baru menetas dan menjadi larva memiliki persediaan makanan bawaan barupa kuning telur. Larva tidak perlu diberi makan hingga berumur 4 hari. perlu juga diperhatikan suhu air agar dipertahankan pada suhu optimal untuk pertumbuhan lele yaitu sekitar 27 derajat selsius dengan fluktuasi perubahan suhu yang tidak terlalu signifikan dan ketinggian air 15-30 cm. Bila berada didaerah panas seperti daerah depok dan jakarta ketinggian harus berada sekitar 30 cm karena pengaruh terik matahari dapat meningkatkan suhu air dengan cepat bila ketinggian air terlalu rendah. Ada solusi lain yaitu dengan memasang daun kelapa atau paranet dibagian atas kolam agar terik sinar matahari tidak masuk secara langsung kedalam kolam sehingga suhu air tidak berubah secara drastis.
perubahan suhu yang sangat drastis dapat mempengaruhi laju pertumbuhan banih karena sistem pencernaannya terganggu bahkan dapat menyebabkan kematian memdadak secara masal.

2. Umur 5-15 hari
Setelah benih berumur 5 hari, berikan pakan alami berupa cacing sutera atau kutu air. biasanya para pembudidaya lele lebih memilih cacing sutera karena lebih mudah mendapatkannya serta ketersediaannya dialam masih berlimpah. Frekuensi pemberian pakan yaitu 3-4 kali seharidengan interval waktu setiap 4 jam sekali. anda bisa memberikan pakan pada pukul 8pagi, pukul 12, pukul 4 sore dan terakhir pukul 8 malam.

3. Umur benih 14 hari keatas
Pada hari ke 14 pakan serbuk sudah bisa diberikan pada lele. Pada awal pemberian disarankan tidak terlalu banyak karena ini adalah masa transisi dari pakan alami ke pakan serbuk. Setelah benih dapat mendeteksi pakan serbuk barulah diberikan lebih banyak hingga kenyang.Penggunan pakan serbuk sudah dapat digantikan dengan  pelet yang berdiameter sekitar 0,7 mm setelah benih berukuran 3-4 cm dan diganti lagi ukuran pakannya setelah panjang benih mencapai 5-6 cm dengan pelet yang berukuran 1 mm.  Pemberian  pelet ataupun pakan serbuk harus diberikan sedikit demi sedikit sambil memperhatikan respon makan ikan. Tebarkan pakan secara merata agar semua benih memperoleh makanan. Tunggu beberapa saat hingga pelet yang ditebar telah habis baru ditebar lagi. Bilah benih sudah tidak terlalu agresif menyantap makanan, hentikan pemberian pakan karena benih sudah kenyang. Penebaran pakan yang berlebihan tidak hanya pemborosan biaya tetapi juga sisa -sisa pelet yang tidak dimakan ikan akan mencemari air yang mengakibatkan penurunan kualitas air. Bila air sudah tercemar amoniak ikan akan sangat rentan terhadap penyakit, jadi sebaiknya jaga kebersihan air dengan memperhatikan cara pemberian pakan yang baik serta lakukan penyiponan bila banyak kotoran di dasar kolam agar ikan tetap sehat.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: